-- -

MPR Siap Tetapkan dan Lantik Tiga Pimpinan Baru

Senin, 26 Maret 2018 | 14:58 WIB

Penetapan dan pelantikan pimpinan MPR baru pasca-revisi Undang-Undang MPR, DPR, dan DPD (UU MD3) akan dilakukan dalam sidang paripurna MPR,  Senin (26/3) mendatang. Tiga nama pimpinan baru MPR yang akan dilantik oleh Ketua Mahkamah Agung (MA) nanti yakni Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar, Sekjen DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani, dan Wasekjen DPP PDIP Ahmad Basarah.

MPR RI pun menyatakan telah melakukan persiapan untuk kelancaran upacara penetapan dan pelantikan ini. Di antaranya pembahasan perubahan tata tertib, skenario pelaksaaan rapat, hingga gladi bersih acara yang akan dilaksanakan pada Minggu (25/3) siang.

“Senin nanti akan ada rapat paripurna penetapan dan pelantikan pimpinan MPR baru. Kami sudah siapkan baik dari segi materi berupa perubahan tatib, nanti akan ditetapkan di paripurna juga,” tutur Siti Fauziah, Kepala Biro Humas MPR RI di sela-sela acara Media Expert Meeting di Bukittinggi, Sumatera Barat, Sabtu (24/3) siang.

Dalam kesempatan itu pula, wanita yang akrab disapa Titi ini menegaskan bahwa agenda sidang paripurna Senin mendatang hanya akan melakukan penetapan dan pelantikan pimpinan baru dan tidak ada pergantian pimpinan. Adapun pergantian pimpinan MPR dapat dilakukan di forum rapat pimpinan.

Tiga pimpinan baru MPR RI ini akan dibekali fasilitas serupa dengan pimpinan yang lain. Adapun fasilitas berupa mobil dinas dan rumah dinas disediakan oleh Sekretariat Negara, pengawalan yang terkoordinasi dengan kepolisian, sementara MPR telah mengakomodasi kebutuhan ruangan kerja ketiga pimpinan baru ini.

Para pimpinan MPR yang ada kini mengkoordinir empat bidang, yakni Badan Sosialisasi di bawah Oesman Sapta Odang, Badan anggaran di bawah Mahyudin, Badan Kajian di bawah EE Mangindaan, dan Lembaga Kajian di bawah Hidayat Nur Wahid. Ketiga pimpinan baru yang akan ditetapkan dan dilantik Senin mendatang akan mengkoordinir badan yang sudah ada.

“Tiga pimpinan baru akan melekat di Badan Kajian, Badan Sosialisasi, dan Badan Anggaran,” lanjut Titi.

Dengan keputusan ini, maka pimpinan MPR kini berjumlah delapan orang yang diketuai oleh Zulkifli Hasan. Penambahan pimpinan ini pun diharapkan dapat semakin meningkatkan kualitas kerja MPR.


FOKUS MPR
+
Dihadapan delegasi Pondok Pesantren Modern Baitussalam Prambanan, Jawa Tengah, Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid mengatakan, para santri memiliki jasa yang sangat besar bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia
Masyarakat Desa Sumoroto, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, yang biasanya menonton pertunjukan reog, kali ini pada 28 Oktober 2018, mendapat suguhan pagelaran wayang kulit
Sembilan anggota baru MPR dilantik Ketua MPR
Sistem demokrasi liberal yang berlaku di Indonesia, membuat kesempatan para calon yang memiliki modal finansial lebih besar.
Anggota MPR dari Fraksi PKB, Mohammad Toha,  mengatakan, sebelum UUD Tahun 1945 diamandemen,
Selengkapnya di www.mpr.go.id